Nah saat iseng-iseng buka email, eh ada satu email masuk yang menarik yakni menanyakan tentang masalah pada sistem pendingin mesin atau radiatornya. Dia bernama Ferry dan menanyakan mengapa mobil Suzuki Carry Pick Up suhu mesinnya cepat panas, padahal radiator sudah diganti baru?
Istilahnya ini adalah Overheating (kepanasan) pada mesin mobil
Jawab
Penyebab suhu cepat tinggi pada mesin mobil sebenarnya bermacam-macam, bisa dari radiatornya yang bocor lalu kehabisan air, bisa karena pompa airnya sudah lemah sehingga kurang mampu memompa air dengan kecepatan standar, dll.
Berikut penyebab suhu tinggi mesin mobil:
Spesifikasi | mobil | motor | mesin | interior | eksterior | fitur | tenaga | Hp | akselerasi | kelebihan | kekurangan | Harga | konsumsi | BBM | cara | tips | merawat | mengatasi | rem | mogok | Toyota | Honda | Suzuki | Mitsubishi | Daihatsu | Nissan | Isuzu | wuling | Panther | Jimny | Kijang | pajero | fortuner | HR-V | Rush | Terios | Taruna | Avanza | xenia | Ayla | agya | Xpander | Calya | Sigra | Ertiga | Carry | Espass | Escudo | APV | Brio | L300 | irit | offroad | Innova | pickup |
Showing posts with label Surat Pembaca. Show all posts
Showing posts with label Surat Pembaca. Show all posts
Thursday, November 9, 2017
Saturday, October 7, 2017
Pada Usia berapa Tahun Mobil idealnya Dijual?
Nah admin tipsmobilbaru.blogspot.com mendapat pertanyaan melalui surat pembaca yang intinya menanyakan: jika membeli mobil baru maka kapan sebaiknya mobil dijual? dalam batas enak dipakai. Atau istilah kasarnya berapa usia mobil yang masih dalam kategori enak?
Jawab
Sebenarnya yang menjadi patokan adalah jarak tempuh mobil, banyak bengkel atau teknisi otomotif menyarankan untuk menjual mobil sebelum jarak tempuh mobil mencapai 80 ribu km, misalnya di 70 ribu km atau 60 ribu atau yang lain.
Alasan untuk menjual mobil dengan jarak tempuh yang masih sedikit (60 atau 70 ribu km) adalah
1. Harga jualnya tidak terlalu jatuh: orang jika melihat odometer sudah diatas 80 ribu maka dia akan malas beli dan akibatnya harga turun, sebelum itu bisa dijual lebih dulu
2. Hindari biaya service: Service besar itu dilakukan tiap 80 ribu km, nah ada orang yang berpikiran dijual saja karena biaya service besar ini juga mahal
3. Spare part sudah banyak yang aus, misalnya: Shockbreaker, karburator/ injector, kaki-kaki, gardan, dll. Intinya makin banyak dia dipakai maka dia juga makin rusak (karena semua ada umurnya)
4. Biasanya jika mobil sudah diatas 80 ribu km maka dia akan sering banget rusak (sering keluar masuk bengkel pasti akan terbiasa), gak seperti saat pertama-tama.
5. Garansi sudah habis: Biasanya mobil memiliki garansi maksimum adalah 8 tahun, standarnya bahkan hanya 4 tahun saja garansinya.
Nah artinya dari sini bisa disimpulkan bawa waktu yang tepat untuk menjual mobil adalah jika odometer sudah menempuh 80 ribu km. Sebenarnya juga bisa dilihat melalui tahun pembuatan mobil, biasanya orang memakai mobilnya sejauh 15 ribu km dalam satu tahun, jika 5 tahun maka idealnya Odometer masih sekitar 75 ribu km. Jadi yang tidak bisa melihat odometer, lihat saja kapan itu dibuat kalau lebih dari 6 tahun ya sebenarnya sudah waktunya dijual
Bagaimana cara menjual?
Menjual mobil jaman sekarang sudah sangat mudah dengan mengupload di OLX atau yang lain (mis: bukapalak).
* Jual mobil di akhir tahun, karena biasanya pabrikan otomotif menghabiskan stock di pabriknya pada akhir tahun ini (kejar target)
* Saat harga mobil naik bisa dijual, tetapi jika harga moil di OLX masih stabil tidak turun terlalu tajam ya bisa dicoba
* Akhir tahun juga banyak diskon-diskon mobil baru (saingan antar produsen)
Tuesday, March 21, 2017
Spesifikasi Motor Listrik Tiger yang memiliki Atap seperti Mobil
Baru-baru ini pecinta otomotif digemparkan oleh kemunculan motor listrik yang memiliki atap layaknya mobil, memakai roda berjumlah 3 (depan satu, belakang 2) dan bisa dimuati oleh 3 orang (1 driver dan 2 penumpang).
Motor listrik yang mirip mobil karena tidak kehujanan dan kepanasan ini dijual seharga 32 juta rupiah...
Motor listrik yang bermerk Tiger ini ternyata tidak memerlukan STNK dan BPKB/ Nomor Polisi layaknya motor-motor biasanya karena motor listrik ini hanya mampu berjalan dengan kecepatan dibawah 40 km/ jam.
Sementara untuk tenaganya menggunakan aki kering 48V-20A sejumlah 5 unit, sedangkan dinamo yang dipakai berdaya 1000 watt. Sekali pengisian (Charge) motor listrik ini sanggup berjalan sampai menempuh jarak 50 Km (kondisi baru, jika sudah beberapa bulan mungkin bisa berbeda) dan bisa memuat beban sebanyak 125 Kg. Dimensi motor listrik ini memiliki panjang 2 meter, lebat 1 meter dan tinggi 1,6 meter.
Sunday, March 5, 2017
Biaya Membuat SIM dan Cara Perpanjangan SIM dengan Mudah
SIM atau Surat Ijin Mengemudi merupakan dokumen wajib yang harus dibawa saat mengemudikan kendaraan (bermotor), menurut UU No. 22 Tahun 2009 bahwa setiap orang yang mengemudikan (membawa) kendaraan bermotor wajib memiliki SIM (membawanya) sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan.
Biaya Pembuatan SIM
Membuat SIM bisa dilakukan di Polres masing-masing kota, syaratnya ya lulus ujian SIM dan membayar biaya administrasi pembuatan SIM. Biayanya cukup murah mulai 130 ribu rupiah sampai paling mahal 200 ribu rupiah, tergantung dari jenis SIM (A, B, B1, B2, C, C1, C2, D)
Berikut adalah rincian biaya pembuatan SIM terbaru (menurut UU no 22 tahun 2010) :
SIM A : Rp. 120 ribu
SIM B1 : Rp. 120.000
SIM B2 : Rp. 120.000
SIM C : Rp. 100.000
SIM D : Rp. 50.000
Thursday, December 1, 2016
Oktan BBM adalah
Salah satu Surat Pembaca yang masuk ke redaksi tipsmobilbaru.blogspot.com adalah menanyakan apa yang dimaksud dengan nilai oktan bahan bakar, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pembakaran dalam mesin mobil.
Berikut jawaban kami:
Nilai Oktan adalah
Nilai oktan adalah kemampuan bahan bakar untuk ditekan, atau kemampuan bahan bakar untuk menerima tekanan dalam ruang bakar.
Semakin tinggi tekanan pada ruang bakar maka pembakaran akan lebih sempurna, karena makin tinggi tekanan (kompresi) maka BBM akan makin mudah terbakar, makin tinggi bahan bakar bisa ditekan maka bisa dikatakan kemampuan bahan bakar tersebut makin baik
Pada mobil-mobil generasi tahun 90 an rata-rata rasio kompresi (tekanan) dalam ruang bakar adalah 8:1 sampai 9:1, dan mobil generasi tahun 90 tersebut ideal memakai BBM premium
Monday, August 1, 2016
Mobil Jenis SUV Suspensi Keras? ini Alasannya
Berawal dari surat pembaca yang menanyakan mengapa suspensi mobil SUV cenderung keras ?
Sistem suspensi pada mobil biasanya terkait dengan kenyamanan berkendara, makin empuk mobil dikatakan mobil makin nyaman.
Beberapa jenis mobil memiliki tingkat kenyamanan berkendara yang sangat baik yakni Sedan dan beberapa MPV kelas menengah atas.
Yang jadi pertanyaan adalah pada mobil-mobil bergenre SUV rata-rata keras, mulai SUV jadul kelas bawah (jimny, taft, dll) sampai SUV kelas menengah (fortuner, strada, dll). Padahal jika dibandingkan dengan mobil kelas yang sama (350-400 jutaan) pada jenis MPV sebut saja Innova suspensinya sudah jauh lebih nyaman.
Jawab admin
Thursday, July 21, 2016
Mobil Dicuri di tempat Parkir, Tanggung Jawab Siapa?
Meskipun kita sudah memarkir mobil di tempat parkir yang harganya mahal sekalipun bukanlah jaminan jika mobil kita tidak bisa hilang, artinya meskipun di tempat parkir kemungkinan mobil hilang itu tetap saja terjadi.
Nah jika mobil dicuri/ hilang siapa yang harus bertanggung jawab? apakah pengelola ataukan ditanggung bersama. apakah mobil bisa diganti?
Banyak pecinta otomotif yang dibuat bingung saat parkir di suatu tempat parkir mobil, eh pada tiket/ karcis parkir tertulis kehilangan bukan tanggungjawab pengelola parkir? lantas apa gunanya kita bayar?
Lantas apakah dibenarkan menulis tulisan bukan tanggung jawab pengelola pada karcis parkir?
Aturan Parkir
Secara hukum menurut KUHP pasal 1365 sampai 1367 bahwa kehilangan yang disebabkan kelalaian pengelola parkir harus diganti, hal ini jelas bahwa jika terjadi kehilangan kendaraan di tempat parkir (yang legal) maka tanggung jawab ada pada pengelola parkir tersebut.
Tuesday, June 21, 2016
Berapa Tekanan Angin Ban Cadangan atau Ban Serep?
Salah satu surat pembaca yang masuk yang menanyakan apakah tekanan angin pada ban cadangan/ serep sama dengan tekanan ban yang dipakai? ataukah harus lebih tinggi? mengingat banyak ulasan yang mengatakan bahwa ban serep harusnya diberi tekanan lebih besar...
Jawab
Pada dasarnya tekanan ban yang dipakai di ke 4 ban yang bukan serep berkisar antara 25 sampai 32 Psi tergantung jenis mobil dan rekomendasi pabrikan, pada ban juga tertera berapa tekanan maksimum ban tersebut... Nah untuk kasus tekanan angin pada ban cadangan, sebagian besar pabrikan menganjurkan lebih tinggi dari ban yang dipakai akan tetapi masih dibawah tekanan maksimum yang bisa dilakukan pada ban.
Monday, June 20, 2016
Memakai Lampu Hazard saat Hujan, apakah Boleh
Berawal dari surat pembaca yang masuk ke admin tipsmobilbaru.blogspot.com, yang intinya menanyakan apakah boleh menyalakan lampu hazard saat hujan deras?

Salah satu alasan menyalakan lampu hazard adalah sebagai sinyal keberadaan mobil kita, lampu tersebut dikira cukup aman dan tidak banyak memakan listrik dan juga efektif karena berkedip terus menerus.
bagaimana jawabnya?
Menyalakan Lampu Hazard akan Menyilaukan Pengendara lain
Sebisa mungkin jangan nyalakan lampu hazard bila masih memungkinkan, misalnya nyalakan headlamp karena saat headlamp menyala maka lampu belakang juga ikut menyala, atau nyalakan lampu kota saja sudah cukup karena lampu belakang juga menyala.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Perbedaan D-Tracker dan KLX 150: Ban, Velg, Rem, Gir, Suspensi
Kawasaki KLX 150 dan D-Tracker sebenarnya adalah motor kembar baik mesin, sasis, rangka, body, desain yang mana keduanya dibangun dari plat...
-
Suzuki Carry merupakan mobil minibus multiguna yang memiliki segudang keunggulan atau kelebihan, yang jarang kita temui ulasannya d...
-
Kijang Super dan Grand Extra merupakan mobil keluaran toyota tahun 1986 sampai 1996 dengan perbedaan kijang super dan grand extra ada...
-
Daihatsu bersama toyota kembali mengeluarkan mobil kembar yakni daihatsu ayla dan toyota agya, keduanya diperkenalkan kemaren dalam inte...








